Wawancara Eksklusif Agus Yuwono: Konsep, Misi dan Target Akademi Arema FC di EPA 2021

15 Juni 2021, 16:30 WIB
Penulis: Sumargo Pangestu
Editor: Taufani Rahmanda
Portret Direktur Teknik Akademi Arema FC, Agus Yuwono
Portret Direktur Teknik Akademi Arema FC, Agus Yuwono /Dok. Agus Yuwono

SKOR.id - Kemunculan bibit-bibit pesepak bola Indonesia merupakan usaha dari para klub profesional Tanah Air melakukan regenerasi pemain untuk tim.

Hal ini dilakukan oleh Arema FC. Dari Akademi Arema FC, muncul bintang-bintang baru yang siap untuk memperkuat Singo Edan, julukan tim.

Direktur Teknik Akademi Arema FC, Agus Yuwono pun mengungkapkan konsep akademi mereka, yang utamanya adalah untuk pendistribusian pemain ke klub senior.

Kepada Skor.id, Agus Yuwono juga mengungkapkan misi khusus Akademi Arema FC, hingga soal sudah membuat tim untuk ikut Elite Pro Academy (EPA) tahun ini.

Berikut ini, isi wawancara ekslusif selengkapnya Skor.id bersama Agus Yuwono soal Akademi Arema FC:

Boleh dijelaskan soal konsep Akademi Arema FC seperti apa?

Ya memang sebetulnya konsep awal adalah untuk distribusi pemain ke (Arema FC) senior. Jadi supporting kami bagaimana sebanyak mungkin untuk menyumbangkan pemain ke tim senior. Tentu dengan kapasitas dan kemampuan sesuai yang diharapkan.

Apa misi dari Akademi Arema FC?

Untuk mengembangkan pondasi pemain muda di Arema. Kami juga terbuka, bukan hanya anak Malang saja, tapi yang masuk dalam akademi tentunya harus kami siapkan untuk bisa mencapai di level tim senior di Liga 1 itu.

Tidak dikhususkan untuk anak-anak Malang?

Iya memang lebuh baik anak Malang. Tapi memang kami open, kami sudah profesional. Jadi mungkin dari luar Malang punya potensi lebih bagus, kenapa tidak.

Program apa saja yang dilakukan pada Akademi Arema FC?

Untuk bisa meningkatkan pemain muda di sini, tentu tugas pelatih dulu kami samakan persepsinya, bagaimana kami mencapai tujuannya menuju tim senior di Liga 1-nya. Kami koordinasikan juga, selanjutnya kami akan selalu seperti itu.

Jadi jangan sampai nanti usia sekian punya arah seperti ini, usia lain arahnya berbeda, kami samakan persepsi bahwa kami sama-sama menunjang ataupun mendorong bagaimana pemain ini menjadi pemain Arema senior.

Jenjang usia berapa saja yang ada di Akademi Arema FC?

Utamanya adalah usia Elite Pro. Ada U-20, U-18, U-16, U-14, dan U-12. Ada juga 10 sampai 11 tahun. Tapi yang di Elite Pro kan cuma tiga jenjang usia saja, U-16, U-18, U-20.

Apa ada program khusus yang membedakan Akademi Arema FC dengan akademi lain? 

Memang tentu berbeda kalau sudah levelnya akademi tentu mereka sudah harus menjadi seperti tim Liga 2 ataupun Liga 3. Jadi idealnya itu latihnannya intensitasnya lebih tinggi.

Jadi penanganan akademi dengan SSB (Sekolah Sepak Bola) jelas berbeda, makanya itu nanti kami samakan persepsinya bagaimana supaya mempercepat proses.

Skuad Arema FC di Piala Menpora 2021.
Skuad Arema FC di Piala Menpora 2021. (Dok. PT LIB)

Menurut Anda, hal apa yang paling penting dibangun untuk pemain usia muda, khusunya di Akademi Arema FC?

Yang pertama adalah bagaimana meningkatkan kemampuan fundamental pemain. Jadi ini sangat penting sekali di tingkat grassroot dengan meningkatkan fundamental, memang mereka belum begitu mahir, tapi itu harus mereka tekankan dari sisi teknik, individu harus kami tekankan.

Jangan hanya menang dan kalah, karena ini bisa melebar. Kalau kami menekankan kemampuan teknik, itu nanti mereka pasti mereka banyak berlatih, ada pengulangan-pengulangan di situ, ada observasi di situ, ini adalah cara grassroot, tidak mudah memang.

Untuk yang kedua mambangun mental. Kami lihat saja, pemain senior itu masih belum berani kami lihat bagaimana menguasai bola, melepaskan umpan dan mengambil keputusan. Itu salah dari mana, ya dari grassroot-nya. Bisa dilihat timnas kita melawan Vietnam, keputusan sering salah sehingga bola hilang.

Kalau sering ikut turnamen juga tidak bagus, karena merusak mental juga, seperti contoh kalau tim A sudah menang 1-0 kurang 1 menit, instruksi pelatih apa, bolanya buang ke depan. Itu dapat merusak mental pemain, sehingga timbul mindset dari mereka bahwa kalau permainan kurang 1 menit bola harus dibuang.

Salahnya apa? seharusnya berani menguasai bola, dengan berani menguasai bola kan memaksa lawan untuk bertahan. Lalu orang menyerang itu pada saat menguasai bola tinggal bagaiaman cara memainkan bola, itu tugasnya pelatih.

Soal wadah kompetisi bagi akademi, apakah menurut Anda cukup dengan adanya Elite Pro Acedemy?

Sebetulnya sudah ada porsinya masing-masing, ada Elite Pro, ada Soeratin. Ini memang kan event nasional, seharusnya Askot sebagai kepanjangan tangan dari PSSI itu juga harus menggelar event.

Pemain Persebaya U-20 saat merayakan gelar juara Elite Pro Academy U-20, setelah mengalahkan Barito Putera U-20, pada 2019.
Pemain Persebaya U-20 saat merayakan gelar juara Elite Pro Academy U-20, setelah mengalahkan Barito Putera U-20, pada 2019. Media Persebaya

Jadi tiap klub ditekankan punya kelompok umur karena kalau kita mau serius membenahi itu tugasnya Askot, tidak hanya senior saja yang dimainkan tapi tidak ada tujuan.

Grassroot itu sangat penting bagaimana membenahi pelatih meningkatkan kualitas pemain, semua itu diperhatikan di grassroot. Jadi yang penting itu ujung tombaknya sekarang ada di Askot dan di Askab untuk pembinaan ke depan.

Artinya Elite Pro Acedemy dan Piala Soeratin tidak cukup untuk mewadahi anak-anak akademi berkompetisi?

Ya sebetulya sudah lumayan, tapi idealnya di tingkat kabupaten kota itu harus ada turnamen reguler pertandingannya. Anggap saja mungkin di suatu daerah buat turnamen dengan usia di bawah Soeratin, grassroot gitu kan. Karena Soeratin itu kan mewakili Askot. Nah ini bisa menjadi perencanaan Askot dan Askab.

Bagi Anda, seberapa penting kompetisi buat pemain-pemain muda?

Itu sangat penting karena di situ banyak sekali kejadian salah satunya adalah mentalitas bertanding. Dengan adanya program jadwal yang rutin, pelatih juga akan membuat program latihan sehingga bisa menentukan arahnya latihan ke mana. Jadi meskipun ada Elite Pro, Soeratin, itu semacam festival kompetisi jangan turnamen.

Apa akademi Arema FC sudah mempersiapkan skuad untuk Elite Pro Academy tahun ini?

Ya, itu sudah kami persiapkan, karena dari tiga jenjang kelompok usia ini sudah siap semua, tinggal pemantapan saja. supaya nanti pemainnya bisa lebih siap untuk bertanding di Elite Pro itu.

Para pemain Arema FC saat melahap latihan fisik di kawasan Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada 22 Agustus 2020.
Para pemain Arema FC saat melahap latihan fisik di kawasan Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada 22 Agustus 2020. Noval Luthfianto/Skor.id

Ada target khusus untuk Arema FC pada ajang Elite Pro Academy

Kalau dari saya, mereka harus tampil maksimal, kalau peringkat itu bonus saja. Kalau bermain bagus, teknik bagus, tim bagus, kolektivitas bagus, saya rasa itu (peringkat) bisa mudah didapat.

Menurut Anda, kesulitan dalam membangun akademi di Inodnesia itu seperti apa?

Ya memang kesulitannya adalah di suasana kometisi yang sulit, itu kurang sekali. Sehingga kami hanya harus menunggu event nasionalnya. Seharusnya dari Askot atau Asprov itu harus ada, karena itu penting untuk membangun mental dari pemain.

Siapa saja pemain jebolan Akademi Arema FC yang saat ini main di tim senior?

Sudah banyak. ada Dendi Santoso, Jhon Alfarizi, Benny Wahyudi. Angakatan 1999-2000 ada Aji Saka dan Vikrian. Angkatan 2001 Seiya, Bram, Tito, Faiz, Tegar, Raldi, sama Figo.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Arema FC Lainnya:

Arema FC Bakal Lepas Satu Kiper Mereka ke AHHA PS Pati FC

Arema FC Resmi Datangkan Diego Michiels, Langsung Diberi Peran Khusus

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga 1

    Kamis, 10 Juni 2021

    Eduardo Almeida Cocok, Arema FC Resmi Permanenkan Status Winger Persija

    Arema FC resmi mempermanenkan status winger Persija Jakarta, Feby Eka Putra.

    Liga 1

    Jumat, 11 Juni 2021

    Bertemu Persib di Piala Wali Kota Solo, Arema FC Dipastikan Tanpa Pemain Asing

    Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana berbicara soal keikutsertaan timnya di Piala Wali Kota Solo 2021.

    Nusantara

    Minggu, 13 Juni 2021

    Arema FC Women Pesta Gol dan Bobol 26 Kali Gawang Lawan Mereka

    Arema FC Women menang 26-0 atas Suryanaga Palembang dalam partai pembuka Women SFC Championship 2021 di Palembang pada Minggu.

    Liga 1

    Senin, 14 Juni 2021

    Eduardo Almeida Tertarik Datangkan Pemain Timnas Indonesia ke Arema FC

    Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida berminat merekrut pemain timnas Indonesia.

    Terbaru

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Persib Harus Segera Latihan Bersama Lagi, Ini Waktu yang Diupayakan

    Manajemen Persib Bandung menyambut baik rencana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggulirkan Liga 1 per 20 Agustus mendatang.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Bali United Kantongi Kandidat Pengganti Diego Assis, Stefano Cugurra Tebar Asa

    Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menyatakan bahwa timnya telah memiliki kandidat pemain yang akan menggantikan Diego Assis.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Soal Rekrutan Anyar Borneo FC pada Musim 2021, Bek Uzbekistan Angkat Suara

    Kapten tim Borneo FC, Javlon Guseynov buka suara soal rekrutan anyar tim yang dibelanya untuk menyongsong Liga 1 2021-2022.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Lirik Lagu Klub Liga 1: Sampai Kau Bisa - Anthem PS Sleman

    Pengalaman menyaksikan laga kandang PS Sleman selalu menyenanngkan terlebih saat dinyanyikan lagu berjudul Sampai Kau Bisa

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Resmi, Brian Ferreira Tinggalkan Persela Tanpa Catatan Menit Bermain

    Pemain asing asal Argentina, Brian Ferreira memutuskan untuk meninggalkan Persela setelah turun kepastian Liga 1 2021-2022.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Presiden Persiraja Pastikan Satu Hal saat Ngopi Bareng Para Pemain Asing

    Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam mengajak empat pemain asing Laskar Rencong minum kopi bersama, Rabu (5/8/2021).

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Madura United Bicara Dampak PPKM ke Klub Liga 1 dan Asa Dispensasi dari PT LIB

    Jelang kick-off Liga 1 2021-2022, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, punya permintaan khusus kepada PT LIB.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Kapten Borneo FC Merasa Campur Aduk Nantikan Start Liga 1 2021-2022

    Kapten Borneo FC, Javlon Guseynov mengungkapkan perasaannya jelang sepak mula Liga 1 2021-2022 pada 20 Agustus mendatang.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    PODCAST: Setelah Mandek Lebih dari Setahun, Liga 1 2021-2022 Bakal Bergulir 20 Agustus

    Penantian panjang hampir berakhir, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1 2021-2022 bakal segera bergulir.

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Akhiri Latihan Mandiri, Pelatih PSM Makassar Gerak Cepat Menuju Start Liga 1

    Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, langsung bergerak cepat setelah mendengar kabar bahwa Liga 1 2021-2022 .

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X