Pelatih PSIS Semarang Ungkap Alasan Izinkan Pemainnya Ikuti Tarkam

25 November 2020, 18:00 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Abdul Susila
Dragan Djukanovic saat diperkenalkan sebagai pelatih baru PSIS Semarang untuk mengarungi Liga 1 2020 pada 28 Januari 2020.
Dragan Djukanovic saat diperkenalkan sebagai pelatih baru PSIS Semarang untuk mengarungi Liga 1 2020 pada 28 Januari 2020. /Sri Nugroho/Skor.id

SKOR.id – Pertandingan antarkampung atau tarkam menjadi salah satu pelarian pesepak bola profesional di tengah terhentinya kompetisi saat ini.

Akibat vakumnya kompetisi profesional, yang disertai dengan pemotongan gaji, para pemain harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Alasan lain yang juga mendorong pesepak bola profesional turun ke gelanggang ini ialah merasakan atmosfer pertandingan yang telah hilang sejak pandemi Covid-19.

Akan tetapi, pertandingan tarkam, atau yang juga biasa disebut tarikan kampung, bukan tanpa risiko. Ada bahaya yang senantiasi mengintai. 

Sebab, pertandingan biasanya digelar di lapangan yang kondisnya kurang ideal. Situasi semacam ini tentu rentan membuat pemain cedera.

Kondisi semacam ini diperparah dengan penanganan medis yang kurang profesional ketika pemain menderita cedera.

Berbagai risiko semacam itu membuat banyak pelatih maupun manajemen tim melarang keras pemainnya untuk ikut bermain tarkam.

Namun demikian, pelatih PSIS, Dragan Djukanovic, punya pandangan berbeda. Meski mewanti-wanti, Djukanovic tak sepenuhnya melarang.

Sebab, Djukanovic menyadari betul bahwa anak asuhnya saat ini tengah diimpit kebutuhan ekonomi karena adanya regulasi pemotongan gaji.

“Terkait keuangan, situasinya memang sulit di tengah kompetisi yang vakum seperti saat ini,” ujar Dragan Djukanovic, Selasa (14/11/2020).

“Jadi, sulit kalau harus memberitahu pemain untuk tidak ikut tarkam,” pelatih yang awalnya ditempatkan PSIS sebagai Direktur Teknik ini.

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic (kanan), menyaksikan laga PSS Sleman lawan Persipura di Stadon Maguwoharjo, Sabtu, 22 Februari 2020.
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic (kanan), menyaksikan laga PSS Sleman lawan Persipura di Stadon Maguwoharjo, Sabtu, 22 Februari 2020. (Sri Nugroho/Skor.id)

Kesadaran itu mendorong Djukanovic untuk memberi kelonggaran bagi pemain Laskar Mahesa Jenar, sebuatan PSIS, yang ingin mengikuti tarkam.

Namun demikian, lagi-lagi pelatih asal Serbia itu mengingatkan anak asuhnya untuk tetap berhati-hati apabila nekat mengikuti tarkam.

“Bukan kecemasan, tetapi mereka juga butuh hidup karena memiliki keluarga. Paling tidak, pemain harus tetap berhati-hati saat mengikuti tarkam,” katanya.

Sementara itu, toleransi serupa juga diberikan manajemen PSIS kepada pemain yang ingin ikut tarkam. Asal, pemain senantiasa menjaga diri.

General Manager PSIS, Wahyu Winarto, menyadari bahwa pemain harus memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan membiasakan diri dengan pertandingan.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi (dua dari kiri) didampingi M. Ridwan (dua dari kanan), menyambut kedatangan Pratama Arhan (paling kanan) dan Yofandani Damai (paling kiri) dari pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia pada 31 Oktober 2020.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi (dua dari kiri) didampingi M. Ridwan (dua dari kanan), menyambut kedatangan Pratama Arhan (paling kanan) dan Yofandani Damai (paling kiri) dari pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia pada 31 Oktober 2020. (Media PSIS)

Meski, sebetulnya ada larangan, tetapi lelaki yang akrab disapa Liluk itu mengizinkan pemainnya karena situasi yang mendesak.

“Sebenarnya, manajemen sudah bersikap tegas. Hanya karena kondisi force majeure ini, kami ada toleransi,” ucap Wahyu.

“Mungkin, pemain juga butuh pemasukan di tengah kondisi seperti sekarang ini,” Wahyu Winanto memungkasi penjelasannya.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Baca Juga Berita PSIS Lainnya:

Bos PSIS Semarang Ajak Seluruh Klub Petik Hikmah dari Penundaan Liga 1 2020

Yoyok Sukawi Minta Tiga Pemain PSIS Gaspol di Timnas U-19 Indonesia

Tag

Video

Berita Terkait

Liga 1

Jumat, 30 Oktober 2020

Bos PSIS Semarang Ajak Seluruh Klub Petik Hikmah dari Penundaan Liga 1 2020

Bos PSIS Semarang menanggapi positif keputusan PSSI menunda gelaran Liga 1 2020 hingga tahun depan.

Liga 1

Senin, 2 November 2020

CEO PSIS Ungkap Perubahan Tiga Pemainnya yang Pulang dari TC Timnas U-19 Indonesia

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menyambut kedatangan tiga pemain yang kembali dari pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia.

Esports

Rabu, 4 November 2020

Sulit Bersaing, Persik Kediri dan PSIS Semarang Gagal Lolos ke Babak Final IFeL 2020

Persik Kediri dan PSIS Semarang menjadi dua tim pertama yang gagal angkat trofi IFeL 2020.

Timnas Indonesia

Sabtu, 14 November 2020

Yoyok Sukawi Minta Tiga Pemain PSIS Gaspol di Timnas U-19 Indonesia

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, berharap tiga pemain muda yang dipanggil timnas U-19 Indonesia selalu tampil maksimal.

Terbaru

Liga 1

Jumat, 2 Desember 2022

Neymar Cedera tapi Pemain Bali United Tetap Jagokan Jadi yang Terbaik

Pemain asing Bali United asal Brasil, Eber Bessa tetap meyakini Neymar jadi yang terbaik di Piala Dunia 2022

Liga 1

Jumat, 2 Desember 2022

Bersama Persebaya, George Brown Pilih Nomor Punggung Bermemori Masa Kecil

George Brown telah resmi menjadi bagian dari Persebaya dan sudah mendapatkan jatah nomor punggung.

Liga 1

Jumat, 2 Desember 2022

George Brown Dikontrak Persebaya, tapi Tak Bisa Langsung Main di Liga 1

Persebaya harus bersabar untuk memainkan George Brown jika Liga 1 2022-2023 kembali lanjut.

Liga 1

Jumat, 2 Desember 2022

Tampil Memukau di EPA 2022, Striker Persib U-16 Dapat Beasiswa Sepak Bola ke Hungaria

Eriko Sulastiano bakal meninggalkan Persib U-16 pada Januari 2023 untuk berlatih di Puskas Akademia.

Liga 1

Jumat, 2 Desember 2022

Belum Main di Liga 1 2022-2023, Nasib Osvaldo Haay di Persija Ditentukan Minggu Ini

Dokter Tim Persija Jakarta, Donny Kurniawan, menjelaskan tentang kondisi Osvaldo Haay setelah lama menepi karena cedera tulang tibia.

Liga 1

Kamis, 1 Desember 2022

Komentar Pelatih Persita soal Rencana Lanjutan Liga 1 2022-2023 dengan Sistem Bubble

Pelatih Persita Tangerang, Alfredo Vera, buka suara soal rencana lanjutan putaran pertama Liga 1 2022-2023.

Liga 1

Kamis, 1 Desember 2022

PT LIB bersama Polri dan Kementerian PUPR Tinjau 5 Stadion untuk Lanjutan Liga 1 2022-2023

PT LIB bersama Polri dan Kementerian PUPR meninjau lima stadion di Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk venue lanjutan Liga 1 2022-2023.

Liga 1

Kamis, 1 Desember 2022

Pelatih PSS Sleman Bicara Kerja Halal di Tengah Ketidakpastian Liga 1 2022-2023

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, menilai penundaan Liga 1 2022-2023 berpengaruh pada mental dan psikologis pemain.

Liga 1

Kamis, 1 Desember 2022

Tunggu Lanjutan Liga 1 2022-2023, Yaya Sunarya Minta Pemain Persib Tidak Pasif

Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, meminta skuad asuhannya tidak pasif dalam menunggu kelanjutan Liga 1 2022-2023.

Liga 1

Kamis, 1 Desember 2022

Arema FC Ditahan Imbang Tim Liga 2, Javier Roca Bersuara soal Evaluasi Timnya

Arema FC mendapat hasil imbang dalam uji coba menghadapi Putra Delta Sidoarjo.
X