Kiprah: Haryanto Prasetyo, Bintang PSSI Baretti yang Jatuh Cinta pada Sepak Bola Usia Dini

20 Februari 2021, 20:20 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Estu Santoso
Mantan pemain PSSI Baretti, Haryanto Prasetyo.
Mantan pemain PSSI Baretti, Haryanto Prasetyo. /(Dok. Haryanto Prasetyo)

  • Bintang PSSI Baretti Haryanto Prasetyo jatuh cinta dengan sepak bola usia muda.
  • Kini sebagai pelatih, Haryanto Prasetyo tak ingin anak didiknya seperti dia yang sempat tak disiplin saat meniti karier.
  • Tommy, sapaan Haryanto Prasetyo, juga jadi pembuka jalan bagi sang kakak Indriyanto Nugroho yang kini menjadi asisten pelatih Indonesia U-16.

 SKOR.id - Melatih dengan sepenuh hati dan berharap para pemain usia muda yang
dilatihnya jauh lebih disiplin darinya jadi pegangan kuat Haryanto Prasetyo Adi Utomo.

Tommy tak menampik, saat dulu meniti karier sebagai pesepak bola profesional, dirinya
kerap tidak disiplin. Itu terutama dalam hal menjaga pola makan dan waktu istirahat.

Pada akhirnya, berat badannya sebagai atlet tak proporsional. Tommy memiliki kelebihan
berat badan atau bisa dibilang gemuk.

Kala itu, Tommy bahkan sempat memikirkan untuk tidak melanjutkan kariernya hingga profesional.

Namun melihat kesuksesan sang kakak, Indriyanto Setyo Nugroho, Tommy lantan membuang jauh pikiran tersebut.

Haryanto Prasetyo muda pun semakin giat dan bekerja keras dalam latihan hingga akhirnya mengikuti jejak sang kakak.

Dia masuk ke dalam program usia muda PSSI yang diberi nama Primavera-Baretti.

"Menyesal pasti belakang. Saya belajar dari situ," kata Tommy saat berbincang dengan Skor.id, Jumat (19/2/2021).

"Sekarang, saya jadi pelatih, saya tidak mau seperti saat menjadi pemain. Istilahnya begini, makanya saya belajar melatih di SSB (sekolah sepak bola) dari bawah."

"Makanya saya ajarkan untuk anak didik saya, apa yang terjadi ke saya tidak boleh terjadi ke mereka."

"Kesuksesan saya akan saya kasih cerita untuk kalian. Kalau kegagalan, jangan sampai terjadi," ucapnya menambahkan.

Tommy mengawali karier kepelatihannya seusai mengambil lisensi pelatih level nasional di SSB Lintas Halim pada 2011.

Di sana, lelaki asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah ini mulai banyak menimba ilmu kepelatihan terutama di level usia dini.

Setahun berselang, dia pindah ke SSB Jakarta Football Academy (JFA) yang dibangun oleh asisten pelatih Madura United Rasiman.

Tommy kemudian melanglang buana ke Kabupaten Bogor dengan menjadi pelatih kepala SSB Kabomania selama tiga tahun, 2013-2016.

Para pemain Kabomania sedang diberikan evaluasi oleh pelatih mereka, Sonny Kurniawan (berdiri di kiri), selepas melakoni Liga TopSkor U-12 2019-2020, beberapa waktu lalu.
Para pemain Kabomania sedang diberikan evaluasi oleh pelatih mereka, Sonny Kurniawan (berdiri di kiri), selepas melakoni Liga TopSkor U-12 2019-2020, beberapa waktu lalu. Dok. Kabomania

Kariernya perlahan menanjak hingga ditunjuk menjadi pelatih kepala Perseru Badak Lampung FC di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-16 pada 2019.

Puncaknya, Tommy yang juga merupakan anggota tim Technical Study Group (TSG) Liga TopSkor dinobatkan sebagai pelatih terbaik Gala Siswa Indonesia (GSI) pada akhir 2020.

"Melatih pemain usia muda itu susah-susah gampang. Tetapi jika sudah tahu persoalan mendasarnya apa, semua bisa teratasi," kata Tommy.

"Pemain muda harus terlebih dulu memahami dasar-dasar dari permainan sepak bola," ujarnya menambahkan.

Menurut Tommy, sebelum memperkenalkan pemain dengan dasar sepak bola seperti pemahaman posisi, taktik, dan sebagainya, ia akan memastikan kondisi para pemain.

Ya, kondisi ini soal pengetahuan peraturan permainan soal apa yang boleh serta tidak digunakan pemain saat bertanding.

"Saya paling tidak suka pemain usia muda sudah banyak gaya," ucap Haryanto Prasetyo.

"Misalnya, mereka mewarnai rambut, penggunaan baju dalam panjang atau manset yang tidak sesuai peruntukan."

"Apalagi jika yang dipakai warnanya tidak sesuai dengan warna kostum. Dari situ saja, mereka sudah melanggar aturan," katanya.

Indriyanto Nugroho (kaus hitam)  dan adiknya, Haryanto Prasetyo pada ajang Liga TopSkor U-13 2021, pertengahan Februari 2021.
Indriyanto Nugroho (kaus hitam) dan adiknya, Haryanto Prasetyo pada ajang Liga TopSkor U-13 2021, pertengahan Februari 2021. Furqon Al Fauzi/Skor.id

Dalam melatih, Tommy sangat mengedepankan kedekatan dengan para pemain.

Di matanya, tidak ada pemain bagus atau jelek. Tommy ingin semua pemain yang dilatihnya berkembang secara bersama-sama.

Meskipun tak setenar sang kakak Indriyanto Nugroho saat menjadi pemain, Tommy justru lebih dahulu memulai karier sebagai pelatih.

Bahkan, Tommy memiliki andil besar terhadap karier kepelatihan Indriyanto yang kini menjadi asisten pelatih Indonesia U-16.

"Awalnya memang saya dulu yang ambil lisensi pelatih C nasional. Kemudian, Mas Indri langsung C AFC," ujar Tommy.

"Terus, saya melatih beberapa tahun di SSB. Saya melihat abang saya sudah punya lisensi pelatih, kok saya masih main tarkam saja, kenapa enggak coba belajar melatih saja."

"Akhirnya, saya ngobrol dengan dia. Saya tanya dia ngelatih di SSB mana, dijawab Kabomania," tuturnya.

Menurut Tommy, dari situ akhirnya Indriyanto Nugroho memberikan masukan, soal gambaran di Jakarta maupun Bogor bagaimana dengan SSB itu.

"Akhirnya dia bilang, kamu mau ikut saya melatih di Kabomania. Lalu seiring berjalan waktu, akhirnya bisa sendiri, saya lalu ditinggal," ujar Haryanto Prasetyo.

"Pengalamannya sebagai pelatih dan dia bisa berangkat ke luar negeri bawa tim ke Gothia Swedia, itu sangat berharga," ujar Tommy memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Baca juga Kiprah Pelatih yang lainnya:

Kiprah: M Sukron Chaniago, Eks-Kiper Timnas Indonesia yang Ingin Ciptakan Kiper Tangguh

Kiprah Taufiq Kasrun: Punya Lisensi B AFC dan Siap Melatih, saat Belum Ingin Gantung Sepatu

Tag

Video

Berita Terkait

Nusantara

Jumat, 27 November 2020

Kiprah: Elly Idris, Juara Enam Kali Galatama yang Mengabdi bagi Sepak Bola Usia Dini

Elly Idris yang bersar di Gatalama, menekuni dunia kepelatihan dan fokus pembinaan pemain usia dini.

Timnas Indonesia

Jumat, 25 Desember 2020

Kiprah: Saut L Tobing, Kisah Pensiun Dini di Krama Yudha Tiga Berlian dan Misi Mencetak Pemain Muda Berbakat

Saut Lumban Tobing pensiun pada usia 25 tahun di Krama Yudha Tiga Berlian karena cedera parah yang dialami.

Liga 1

Jumat, 15 Januari 2021

Kiprah: Eka Ramdani, dari UNI Kembali ke UNI karena Rayuan Eks-Persib

Setelah memutuskan pensiun, Eka Ramdani tak lantas meninggalkan dunia sepak bola. Ia kini melatih di SSB UNI, Bandung.

Nusantara

Jumat, 22 Januari 2021

Kiprah Andik Ardiansyah: Filosofi Sabar dalam Melatih saat ''Dipaksa'' Kenyataan Jadi Pelatih

Timnas U-22 Indonesia yang berlaga di Asian Games 2006 punya satu striker bagus atas nama Andik Ardiansyah.

Terbaru

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Bursa Transfer Liga 1: Persikabo 1973 Resmi Jadi Klub Kesembilan Alfin Tuasalamony

Persikabo 1973 resmi merekrut Alfin Tuasalamony untuk lanjutan Liga 1 2022-2023 dan jadi tim kesembilan yang dibela di sepak bola Indonesia.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Hasil Borneo FC vs Persik: Kalahkan Macan Putih, Pesut Etam Geser Bali United

Berikut ini hasil dan jalannya laga Borneo FC vs Persik Kediri di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 pada Senin (30/1/2023) malam.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Sempat Dihubungi, Indra Sjafri Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Berkembang di Dewa United FC

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengomentari keputusan Egy Maulana Vikri yang melanjutkan kariernya di Indonesia.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Madura United Tiga Kali Kalah Beruntun, Fabio Lefundes Ajukan Pengunduran Diri

Pelatih Fabio Lefundes mengajukan permohonan pengunduran diri dari posisi pelatih kepala Madura United.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Hasil PSM vs Rasns Nusantara FC: Laga Sempat Dijeda 30 Menit, Juku Eja Menang Comeback

Berikut ini hasil dan jalannya pertandingan PSM Makassar vs Rans Nusantara FC di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023, Senin (30/1/2023) sore.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Prediksi dan Link Live Streaming Borneo FC vs Persik Kediri di Liga 1 2022-2023

Berikut prediksi dan link live streaming Borneo FC versus Persik Kediri di laga pekan ke-21 Liga 1 2022-2023.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Konsekuensi Jika Arema FC Membubarkan Diri dan Mundur dari Liga 1 2022-2023

Derasnya kecaman dari berbagai arah usai Tragedi Kanjuruhan membuat Arema FC mempertimbangkan opsi bubar.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Update Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1 2022-2023 Lengkap

Berikut ini daftar aktivitas transfer 18 klub peserta Liga 1 2022-2023 yang akan terus di-update hingga batas waktu berakhir.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

4 Catatan Positif Persebaya usai Taklukkan Madura United, Termasuk Rekor Aji Santoso

Persebaya menorehkan beberapa catatan penting usai menang atas Madura United di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023.

Liga 1

Senin, 30 Januari 2023

Prediksi dan Link Live Streaming PSM Makassar vs Rans Nusantara FC di Liga 1 2022-2023

PSM Makassar ingin kembali ke trek kemenangan saat menjamu Rans Nusantara FC di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023.
X