Eksklusif Dejan Gluscevic: Punya Pilihan Bek hingga Striker Terbaik di Indonesia

13 November 2021, 21:00 WIB
Penulis: Hanputro Widyono
Editor: Estu Santoso
Mantan pemain asing dari Pelita Jaya dan Bandung Raya, Dejan Gluscevic saat berada di Aukland, Selandia Baru pada 2019.
Mantan pemain asing dari Pelita Jaya dan Bandung Raya, Dejan Gluscevic saat berada di Aukland, Selandia Baru pada 2019. /Facebook.com/dejan.gluscevic.5

SKOR.id - Meski sudah lebih dari 20 tahun lalu, kenangan berkompetisi di Liga Indonesia masih diingat dengan baik oleh mantan pesepak bola asal Montenegro, Dejan Gluscevic.

Sebenarnya, Dejan Gluscevic di Indonesia hanya sekitar empat musim. Dia datang pertama kali ke Indonesia pada musim 1994-1995 untuk bergabung dengan tim asal Jakarta, Pelita Jaya.

Musim pertama bersama Pelita Jaya, Dejan Gluscevic cukup sukses menarik perhatian pencinta sepak bola nasional setelah mampu membukukan 21 gol.

Semusim di Pelita Jaya, dia kemudian dipinjamkan ke Bandung Raya. Dua tim inilah yang dibela Dejan Gluscevic selama di Indonesia.

Sukses besar dirasakan Dejan Gluscevic kala membawa Mastrans Bandung Raya meraih gelar juara Liga Indonesia 1995-1996 seusai mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.

Menurut catatan RSSSF, laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Senayan (nama lama Stadion Utama Gelora Bung Karno), Jakarta Pusat.

Laga ini dihadiri sekitar 50.000 penonton. Kemenangan Bandung Raya pun semakin sempurna seusai Dejan dinobatkan sebagai topskor.

Keberhasilannya meraih sukses di Bandung Raya tidak terlepas dari sokongan para pemain di dalam tim. Dia tidak mengaku bahwa Bandung Raya bisa juara karena peran individunya.

Di setiap tim, ada 11 pemain di atas lapangan. Tetapi ada juga pelatih, ofisial, dan pemain-pemain lain di bangku cadangan yang turut bekerja, demikian kata Dejan.

Dejan mengungkapkan, meski telah puluhan tahun berlalu, komunikasi antarpemain Bandung Raya cukup terjaga hingga saat ini.

Dari hal itulah, lelaki kelahiran 21 Juni 1967 mengetahui bahwa rekan-rekannya di Bandung Raya dulu masih menghargainya.

"Rekan tim saya dari Bandung Raya adalah pemain hebat dan orang-orang yang menyadari bahwa hanya bersama-sama kita dapat mencapai kesuksesan," ucap Dejan kepada Skor.id.

"Mereka semua adalah pemain dominan tim nasional dan legenda sepak bola Indonesia dan karena kami masih berhubungan, saya tahu bahwa mereka menghormati saya," ia menambahkan.

Setelah dua tahun membela Bandung Raya, Dejan akhirnya kembali ke Pelita Jaya. Bandung Raya yang memiliki opsi untuk mempermanenkan Dejan justru tidak melakukannya.

Maka Dejan memutuskan untuk kembali ke Pelita Jaya. Hanya saja peruntungan Dejan di Pelita Jaya tidak seperti di Bandung Raya.

Skuad Bandung Raya di Liga Indonesia 1995-1996.
Skuad Bandung Raya di Liga Indonesia 1995-1996. Twitter Memori Ligina

Meski hanya empat musim di Indonesia, Dejan masih ingat nama-nama pemain yang sempat membuatnya berkesan, termasuk legenda hidup Persib Bandung, Robby Darwis.

Di mata Dejan, Robby Darwis merupakan salah satu pemain bertahan yang sulit untuk dilewati.

Namun, dia juga tak menampik bahwa bek-bek asal Indonesia cukup banyak yang berkualitas.

"Ada banyak pemain bertahan yang bagus tetapi ketika saya dalam kondisi fit, tidak ada cara untuk menghentikan saya: Ahn Ik-soo from Ilhwa Chunma (Korea), Robby Darwis dari Persib (Indonesia)," kata Dejan Gluscevic.

Sementara itu, di lini penyerangan, lelaki yang kini berusia 54 tahun itu mengingat pemain yang paling cocok diduetkan dengannya.

Buyung Ismu, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Peri Sandria merupakan tiga pemain depan yang sempat berduet dengannya.

Namun nama Peri Sandria disebutnya sebagai tandem terbaiknya selama berkarier di Liga Indonesia.

Eks-pelatih timnas U-20 Vanuatu itu berhasil mencetak banyak gol bersama Peri Sandria.

Foto tim PS Bandung Raya pada era Ligina.
Foto tim PS Bandung Raya pada era Ligina. Twitter Memori Ligina

"Saya bermain bersama dengan pemain terbaik Indonesia di Bandung Raya, Pelita Jaya dan di tiga Perang Bintang. Saya pikir semua yang terbaik tentang mereka," kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

"Buyung adalah pemain hebat, tetapi saya bermain lebih banyak di Pelita Jaya dengan Kurniawan. Selain Peri yang berada di sebelah saya adalah pencetak gol terbanyak."

"Kurniawan adalah pencetak gol terbanyak di grup tengah sebelum kejuaraan berakhir pada 1998. Saya dikenal sebagai penyerang tengah yang efisien dengan assist gol terbanyak," ia menambahkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Liga Indonesia Lainnya:

Ulang Tahun ke-98 Persis Solo, Kilas Balik Laskar Sambernyawa di Liga Indonesia

Sejarah Liga Indonesia: Galatama, Kompetisi Sepak Bola Profesional Pertama di Tanah Air

Kuis Skorpedia: Kuis Liga Indonesia Pertengahan Oktober 2021

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga 2

    Jumat, 24 September 2021

    Best XI Pemain Lokal PSMS Medan Era Liga Indonesia versi Skor.id

    PSMS Medan salah satu klub legendaris di negeri ini walau memasuki era Liga Indonesia, klub asal Sumatera Utara ini tak terlalu stabil.

    Liga 1

    Sabtu, 25 September 2021

    Bisakah Liga Indonesia Berjalan dengan Penonton di Tengah Pandemi Covid-19?

    Kompetisi sepak bola Indonesia bisa meniru kebijakan di Liga Jepang atau J League terkait strategi penyelenggaraan laga dengan penonton di stadion.

    Liga 1

    Sabtu, 25 September 2021

    Pantaskah Double Winner Sriwijaya FC 2007-2008 Terbaik Sepanjang Sejarah Liga Indonesia?

    Sriwjaya FC pernah mencatatkan kisah sukses ketika meraih dua gelar dalam satu musim alias double winners, pada edisi 2007-2008.

    Liga 1

    Sabtu, 2 Oktober 2021

    Best XI PSM Makassar di Liga Indonesia, Didominasi Pemain Era 1999-2000

    Berikut ini Skor.id menyajikan 11 pemain terbaik untuk mengisi Best XI PSM Makassar di Liga Indonesia.

    Terbaru

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Prediksi dan Link Live Streaming PSIS Semarang vs Persib Bandung di Liga 1 2022-2023

    Pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 akan ditutup dengan duel PSIS Semarang vs Persib Bandung.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Jelang Penutupan Bursa Transfer Liga 1 2022-2023, Persija Akan Datangkan Pemain Baru

    Persija Jakarta masih akan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2022-2023, pengumumannya menyusul.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Liga 1 2022-2023: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

    Berikut ini jadwal, hasil, dan klasemen Liga 1 2022-2023 yang terus diperbaharui seiring berjalannya kompetisi, plus profil dari tim-tim pesertanya.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Resmi Jadi Tersangka, Tujuh Pelaku Penyerangan Bus Persis Solo Terancam Pidana 5,5 Tahun

    Tujuh pelaku penyerangan terhadap bus tim Persis Solo telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Bursa Transfer Liga 1: Persikabo 1973 Resmi Jadi Klub Kesembilan Alfin Tuasalamony

    Persikabo 1973 resmi merekrut Alfin Tuasalamony untuk lanjutan Liga 1 2022-2023 dan jadi tim kesembilan yang dibela di sepak bola Indonesia.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Hasil Borneo FC vs Persik: Kalahkan Macan Putih, Pesut Etam Geser Bali United

    Berikut ini hasil dan jalannya laga Borneo FC vs Persik Kediri di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 pada Senin (30/1/2023) malam.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Sempat Dihubungi, Indra Sjafri Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Berkembang di Dewa United FC

    Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengomentari keputusan Egy Maulana Vikri yang melanjutkan kariernya di Indonesia.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Madura United Tiga Kali Kalah Beruntun, Fabio Lefundes Ajukan Pengunduran Diri

    Pelatih Fabio Lefundes mengajukan permohonan pengunduran diri dari posisi pelatih kepala Madura United.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Hasil PSM vs Rasns Nusantara FC: Laga Sempat Dijeda 30 Menit, Juku Eja Menang Comeback

    Berikut ini hasil dan jalannya pertandingan PSM Makassar vs Rans Nusantara FC di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023, Senin (30/1/2023) sore.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Prediksi dan Link Live Streaming Borneo FC vs Persik Kediri di Liga 1 2022-2023

    Berikut prediksi dan link live streaming Borneo FC versus Persik Kediri di laga pekan ke-21 Liga 1 2022-2023.
    X