Cerita Clean Sheet Persib Selama 15 Menit Sebelum Dibantai AC Milan di Senayan

5 Oktober 2020, 08:00 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Iklan laga AC Milan kontra Persib Bandung pada koran Republika pada terbitan Juni 1994. /Dok. Aris Rinaldie

SKOR.id – Bak bumi dan langit saat Persib Bandung bersua AC Milan pada laga ekshibisi bergengsi lebih dari seperempat abad lalu.

Kala itu, 4 Juni 1994, Stadion Utama Senayan (kini Stadion Utama Gelora Bung Karno) di Jakarta Pusat, Persib Bandung sebagai tim kuat negeri ini kena bantai.

Jawara Perserikatan 1993–1994 ini kalah dan kebobolan delapan kali tanpa balas oleh klub elite kasta teratas Liga Italia atau Serie A, AC Milan.

AC Milan datang ke Asia termasuk ke Indonesia untuk agenda pra–musim 1994–1995 dengan dua laga.

Pertama lawan Persib lalu yang kedua kontra Surabaya Selection di Surabaya beberapa hari selepas laga di Jakarta.

Saat bersua Persib Bandung, AC Milan sudah diprediksi bakal menang mudah dan dengan banyak gol.

Sebab, AC Milan datang dengan kekuatan bintang mereka yang tak berangkat ke Piala Dunia 1994 plus pemain muda seleksi dari tim Primavera.

Sejak sepak mula laga itu, keadaan tak seimbang sangat terlihat. Kinerja kiper Persib Bandung Aris Rinaldie pun jadi sorotan.

Adelaide United, klub Liga Australia yang pernah dibela pemain naturalisasi timnas Indonesia, akan kehilangan dua pemain potensial.Dikirim oleh Skor Indonesia pada Jumat, 02 Oktober 2020

Aris Rinaldie kala itu dilapis trio stopper duo Darwis, Robby dan Roy, serta Yadi Mulyadi.

Pada saat laga mulai jalan sampai seperempat jam pertandingan, gawang Persib Bandung masih aman alias clean sheet.

Kepada Skor.id, Aris Rinaldie mengaku sudah kerja keras walau gawangnya aman pada 15 menit pertama pertandingan.

"Kalau tak salah, lima sampai tujuh kali saya melakukan saves. Bung Rayana (Rayana Djakasurya, wartawan Indonesia yang tinggal di Italia) yang mencatat saat itu," ujar Aris Rinaldie pada Sabtu (3/10/2020) malam.

"Pada 15 menit pertama laga, para pemain AC Milan lebih banyak melakukan shooting dari luar kotak 16. Saya pun beberapa kali menepisnya."

Ilustrasi logo Persib.
Ilustrasi logo Persib. Dok Persib

"Namun, AC Milan tak berlama–lama dan mereka akhirnya meledakkan permainan rancaknya lalu gol demi gol masuk ke gawang saya," tuturnya.

Ya, gelandang serang jenius milik AC Milan asal Yugoslavia, Dejan Savicevic mempertontonkan kualitas sebenarnya sebagai seniman lapangan hijau nomor wahid di Eropa bahkan dunia kala itu.

Lelaki yang kini memimpin Federasi Sepak Bola Montenegro itu secara beruntun membobol gawang Persib pada menit ke–17 dan 18'.

Salah satu gol dari Dejan Savicevic itu dikatakan Aris Rinaldie sampai mampu melewatinya sebagai pemain terakhir pertahanan Persib Bandung.

"Saat gol itu terjadi, yang sampai Dejan Savicevic melewati semua bek termasuk kiper, saya tanya ke kang Robby Darwis," ujar Aris Rinaldie.

Robby Darwis, mantan bek Persib dan timnas Indonesia, memegang piala Perserikatan 1986 yang ia raih bersama Persib.
Robby Darwis, mantan bek Persib dan timnas Indonesia, memegang piala Perserikatan 1986 yang ia raih bersama Persib. Dok. Robby Darwis

"Lalu, Robby Darwis menjawab singkat saja: henteu ngarti. Ternyata, kami sama–sama sulit menghalangi aksi pemain bintang ini."

Pascadua gol Dejan Savicevic, anak asuh Fabio Capello makin rajin membombardir pertahanan Persib Bandung asuhan Indra Thohir.

Menit ke–26, Gianluigi Lentini membuat gol ketiga. Pemain muda Paolo Baldieri lalu menembahkan satu gol semenit kemudian.

Setelah itu, Persib Bandung berhenti kebobolan sementara dan babak pertama selesai dengan skor 4–0 untuk AC Milan.

Masuk babak kedua, tiga menit laga jalan gawang Aris Rinaldie, tak seperti sebelum jeda aman selama seperempat jam, langsung keboboloan.

Paolo Baldieri membuat gol keduanya saat laga masuk menit ke–48. Lalu, pemain yang sama membuat gol ketiganya 10 menit berselang.

Aris Rinaldie (belakang kanan), penjaga gawang Persib saat bersua AC Milan pada 1994, tampak bersama anak asuhnya sekarang yaitu para kiper Tira Persikabo.
Aris Rinaldie (belakang kanan), penjaga gawang Persib saat bersua AC Milan pada 1994, tampak bersama anak asuhnya sekarang yaitu para kiper Tira Persikabo. Facebook Aris Rinaldie

Duo pemain muda AC Milan, Christian Antigori dan Stefano Desideri melengkapi gol rekan–rekannya pada menit ke–68 serta 78'.

Khusus gol–gol selepas jeda, Aris Rinaldie dapat "bocoran" dari Rayana. Mereka para pencetak gol adalah pemain muda AC Milan yang seleksi ke tim utama.

Para pemain dari tim Primavera ini sengaja dibawa tur pra–musim untuk dijajal kemampuannya.

"Pantas saja, mereka itu pemain yang lari seperti tak punya lelah. Gerakannya juga sangat sulit kami antisipasi," ucap Aris Rinaldie, yang kini jadi pelatih kiper Tira Persikabo.

Hanya saja di luar semua itu, Aris Rinaldie mengatakan persiapan Persib Bandung juga tak maksimal menuju laga kontra AC Milan ini.

"Kami hanya punya persiapan sekitar 10 hari sebelum lawan AC Milan. Sebab selepas juara Perserikatan, kami istirahat dan libur latihan bareng hampir dua bulan," ujar Aris Rinaldie.

Menurut Aris Rinaldie, semua pemain Persib Bandung dikumpulkan sedikit mendadak setelah PSSI memberi mereka "hadiah" melawan AC Milan yang tur di Indonesia.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Persib lainnya:

Masih di Kroasia, Satu Pilar Timnas U-19 Indonesia Resmi Gabung Persib

Gatot Prasetyo Balik Kucing ke Persib untuk Lanjutan Liga 1 2020

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Bola Internasional

Jumat, 2 Oktober 2020

Hasil Drawing Liga Europa 2020-2021: AC Milan Masuk Grup Berat

AC Milan masuk ke grup yang relatif berat berdasarkan undian Liga Europa 2020-2021, Jumat (2/10/2020).

Liga Italia

Jumat, 2 Oktober 2020

Ditolak Bologna, Tawaran AC Milan untuk Takehiro Tomiyasu Dianggap Tak Menarik

Bologna dikabarkan telah menolak tawaran AC Milan untuk bek menjanjikan asal Jepang, Takehiro Tomiyasu.

Liga Italia

Sabtu, 3 Oktober 2020

AC Milan Hampir Setuju Datangkan Diogo Dalot dari Man United

AC Milan kabarnya sudah hampir setuju soal memboyong Diogo Dalot dari Manchester United.

Liga Italia

Sabtu, 3 Oktober 2020

Simon Kjaer Optimistis AC Milan Mampu Bersaing Menuju Gelar Liga Europa

Simon Kjaer yakin AC Milan punya kualitas untuk memenangkan Liga Europa.

Terbaru

Liga 1

Jumat, 7 Mei 2021

Exco PSSI: Tiru J.League, Liga 1 2021 Diusulkan Berlangsung Tanpa Degradasi

Gelaran Liga 1 2021 akan berlangsung dengan format tak biasa, yakni tanpa adanya klub yang terdegradasi.

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Satu Menit Berharga yang Didapat Pemain Muda Persib di Piala Menpora

Saiful merupakan salah satu pemain muda Persib yang diberikan kesempatan tampil di Piala Menpora 2021 lalu

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Bek Muda Persib Bandung Bertekad Memaksimalkan Latihan Mandiri

Bek muda milik Persib Bandung, Kakang Rudianto tetap giat menjalankan latihan meski secara mandiri.

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

7 Pelatih asal Benua Biru yang Pernah Menangani Arema: Eropa Timur Mendominasi

Arema pernah dilatih oleh tujuh pelatih asak Benua Biru, Eropa.

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Jaja Ungkap Perbedaan Gaya Main Sepak Bola Brasil dan Indonesia

Gelandang asing Madura United Hugo Gomes dos Santos Silva atau yang lebih dikenal dengan panggilan Jaja baru pertama kali merumput di Indonesia.

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Borneo FC Menolak Keras Wacana Liga 1 Tanpa Degradasi

Presiden Borneo FC Nabil Husein menolak wacana kompetisi Liga 1 tanpa degradasi

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Aji Santoso Pilih Percaya ke Pemain Persebaya soal Tugas darinya Selama Libur Lebaran

Persebaya Surabaya sudah memutuskan libur latihan selama dua pekan lamanya dan ini untuk menyambut datangnya hari raya Idul Fitri

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Soal Aktivitas Tarkam, PSM Makasar Ingatkan Pemain soal Risiko Cedera

Manajemen PSM Makassar juga tak melarang para pemain untuk bermain sepak bola di luar aktivitas tim meski ada risiko cedera yang mengintai.

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Rahmad Darmawan Ungkap Kriteria Calon Penyerang Baru Madura United

Rahmad Darmawan mengungkap sejumlah kriteria yang harus dipenuhi calon penyerang Madura United.

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Optimisme Adam Mitter yang Siap Buat Persita Bersaing di Papan Atas Liga 1 2021

Setelah diresmikan sebagai rekrutan anyar Persita Tangerang pada Rabu (5/5/2021), Adam Mitter mengaku optimistis timnya bisa bersaing di papan atas Liga 1 2021.
X