Bhayangkara FC Imbau Para Pemainnya Tidak Ikut Tarkam

20 November 2020, 21:45 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Hedi Novianto
COO Bhayangkara FC, Sumardji (kiri) dan Manajer Bhayangkara FC, Nyoman Yogi Hermawan, memberi keterangan pers di mes Bhayangkara FC, Jakarta, Sabtu, 8 Februari 2020. /Husni Yamin/Skor.id

  • Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Pol. Sumardji mengimbau agar para pemain untuk tidak ikut tarkam.
  • Manajemen Bhayangkara FC mengimbau kepada para pemain agar tetap konsisten menjaga kondisi selama libur dan ditundanya Liga 1 2020/2021.
  • Bhayangkara FC memang belum memberikan aturan tegas jika ada pemainnya ketahuan main tarkam.

SKOR.id - Bhayangkara FC mengimbau para pemainnya tetap menjaga kondisi selama Liga 1 2020 vakum dan tidak terjun ke tarkam.

Menurut Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Pol. Sumardji, para pemain berisiko cedera jika memutuskan tampil dalam turnamen tarkam.

Sumardji tidak ingin para pemain tumbang karena masalah cedera ketika Liga 1 dilanjutkan pada Februari 2021 mendatang.

"Untuk saya, sebaiknya pemain jangan sampai mengikuti tarkam. Sebab, risikonya besar," kata Sumardji.

"Bisa sampai cedera atau yang lain. Untuk para pemain, sekarang lebih baik mengikuti saja program yang dibuat oleh tim pelatih untuk menjaga kondisi," ujar Sumardji yang juga menjabat Kapolres Sidoarjo, Jawa Timur.

Pertandingan tarkam saat ini memang menjadi godaan terbesar bagi pemain profesional di Indonesia, termasuk di Liga 1, ketika kompetisi tengah berhenti.

Umumnya, tujuan mengikuti tarkam untuk mendapatkan pemasukan sampingan di tengah pemotongan gaji yang hampir setengahnya dari perjanjian kontrak.

Lapangan di kawasan Polda Jawa Timur yang semakin siap kondisinya dan akan menjadi kandang untuk tim muda Bhayangkara FC, November 2020.
Lapangan di kawasan Polda Jawa Timur yang semakin siap kondisinya dan akan menjadi kandang untuk tim muda Bhayangkara FC, November 2020. Media Bhayangkara FC

Namun, fenomena tarkam masih menjadi pro dan kontra di kancah sepak bola Indonesia. Banyak yang mengkritik karena tarkam bisa membuat pemain cedera.

Sementara di sisi lainnya, fenomena tarkam saat ini dianggap sebuah "sentilan" para pesepak bola profesional kepada beberapa pihak yang tak kunjung memberikan izin digelar kompetisi sepak bola di semua tingkatan.

Sementara terpisah, Media officer Bhayangkara Anggra Bratama, mengatakan pemain harus selektif memilih kegiatan untuk menjaga kondisi saat tim diliburkan. Program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih harus dilaksanakan tanpa kecuali.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

"Saat masih ada latihan memang dilarang (ikut tarkam), tapi saat libur ini belum ada perintah resminya dilarang," katanya.

"Tetapi juga tidak dianjurkan main tarkam atau sejenisnya. Intinya mereka diminta jaga kondisi dan tetap dikasih program latihan,” Anggra memungkasi.

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bhayangkara FC Lainnya:

Bhayangkara FC Bakal Punya Lapangan Khusus untuk Tim Muda di Jawa Timur

Tiga Pemain Muda Bhayangkara FC Dapat Beasiswa Sekolah Kepolisian

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Kamis, 19 November 2020

Rahmad Darmawan: Saya Tak Izinkan Pemain Madura United Main Tarkam

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, melarang pemain ikut tampil dalam pertandingan tarkam.

Liga 1

Kamis, 19 November 2020

Ajakan Diskusi Marc Klok soal Fenomena Tarkam Memancing Pro Kontra

Gelandang Persija, Marc Klok, memancing diskusi warganet tentang fenomena tarkam yang dilakoni pesepak bola profesional.

Liga 1

Jumat, 20 November 2020

Arema FC Tak Akan Tanggung Biaya Pemain yang Cedera Akibat Ikut Tarkam

Manajemen Arema FC tak akan bertanggung jawab jika ada pemainnya yang cedera akibat mengikuti laga tarkam.

Terbaru

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Manajemen Persib Sudah Siapkan Proposal Lelang Alih Kelola Stadion GBLA

Manajemen Persib belum mendapatkan kabar soal rencana proses lelang alih kelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Persija Jakarta Resmi Pinjamkan Ryuji Utomo ke Penang FC

Presiden Persija mengkonfirmasi kepindahan Ryuji Utomo ke klub Malaysia, Penang FC.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Terkait Piala Dunia U-20 2021, Persib Harap-harap Cemas

Persib Bandung khawatir jika Liga 1 2020 digelar bersamaan dengan Piala Dunia U-20 2021.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Format Liga 1 Tak Berubah, Persib Bersuara dan Menilai Tidak Diuntungkan

Keputusan PT LIB untuk melanjutkan Liga 1 2020 dengan format yang sama tak membuat Persib Bandung merasa diuntungkan.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Jalani Pemulihan Pascacedera, Kondisi Bek Bali United Kian Membaik

Kondisi bek kanan Bali United, Made Andhika Wijaya, kian membaik setelah sempat mengalami cedera beberapa waktu lalu.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Diwarnai Banyak Pemain Muda, Rata-rata Usia Pemain Arema FC Hanya 25 Tahun

Skuad Arema FC musim ini menyajikan fakta menarik. Rata-rata usia pemain di tim berjulukan Singo Edan itu adalah 25 tahun

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Bek Bali United Ini Bangun Rumah Baru di Tengah Pemulihan Cedera

Kondisi bek Bali United, I Made Andhika Wijaya, mulai membaik setelah sempat mengalami cedera saat menjalani sesi latihan gim internal.

Liga 1

Senin, 30 November 2020

Kandang PSM, Stadion Mattoanging, Akan Sesuai Standar FIFA

Kabar baik menghampiri kubu PSM Makassar terkait dengan Stadion Mattoanging (sebagian menyebut Mattoangin atau Stadion Andi Mattalatta).

Liga 1

Senin, 30 November 2020

Gelandang Persib Nilai Toni Kroos Istimewa

Dedi Kusnandar menilai Toni Kroos adalah gelandang terbaik di Eropa saat ini.

Liga 1

Senin, 30 November 2020

Kiper Persib Bicara Pengaruh Zlatan Ibrahimovic di AC Milan

Kiper Persib, I Made Wirawan, menyukai empat klub di Eropa. Rinciannya, dua klub dari Italia dan dua klub lagi berasal dari Inggris.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X