Best XI Pemain Asing Terbaik Sepanjang Masa Liga Indonesia Versi Skor.id

9 September 2021, 08:30 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Estu Santoso
Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar.
Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar. /Iis Harianto Sabir/Grafis/Skor.id

 

  • Dalam edisi kali ini, Skor.id memilih 11 pemain asing terbaik yang pernah berkarier di Liga Indonesia.
  • Pemain-pemain asing ini dipilih Skor.id karena aksi-aksi fenomenal serta pencapaian impresifnya selama berkarier di Liga Indonesia.
  • Berikut 11 nama pemain yang terpilih dalam susunan tim pemain asing terbaik Liga Indonesia versi Skor.id.

SKOR.id – Sepanjang sejarah penyelenggaraan kompetisi Liga Indonesia, sejumlah pemain asing datang untuk meramaikan persaingan.

Beberapa pemain asing juga tercatat memiliki rekam jejak yang mentereng saat tiba di Indonesia. Tetapi, tak semuanya mampu mencapai kesuksesan.

Sementara itu, ada sederet pemain asing yang kiprahnya patut diabadikan dalam sejarah sepak bola di Indonesia.

Aksi-aksi fenomenal serta pencapaian impresif bersama klubnya menjadi salah satu indikator yang menjadi dasar.

Dalam edisi kali ini, Skor.id memilih 11 nama yang layak masuk daftar Best XI Pemain Asing Liga Indonesia. Berikut pemain-pemain tersebut.

Kiper: Mbeng Jean

Pemain asing terbaik di bawah mistar gawang yang pernah berkarier di Indonesia ialah Mbeng Jean Mambalou.

Penjaga gawang asal Kamerun ini menjadi salah satu sosok penting yang mengantarkan Persija Jakarta meraih gelar Liga Indonesia 2001.

Bek: Pierre Njanka, Olinga Atangana, Vladimir Vujovic 

Dari sektor pertahanan, ada tiga bek tengah asing yang dipilih Skor.id. Mereka adalah Pierre Njanka, Olinge Atangana, dan Vladimir Vujovic.

Pierre Njangka menjadi salah satu bek tangguh yang kiprahnya cukup mentereng selama berkarier di Indonesia.

Mantan pemain timnas Kamerun itu juga berjasa besar untuk mengantarkan Arema Indonesia menjuarai Indonesia Super League 2009-2010.

Pada tahun yang sama, sebetulnya ia berkesempatan untuk meraih gelar Piala Indonesia. Sayangnya, pada partai final Arema Indonesia kalah dari Sriwijaya FC dengan skor 1-2.

Sementara itu, Olinga Atangana juga layak mendapat predikat sebagai bek asing terbaik yang pernah berkarier di Indonesia.

Skuad Persija pada musim 2008-2009: Pierre Njanka, Leo Saputra, Ponaryo Astaman, Hendro Kartiko, Leo Tupamahu, Ismed Sofyan (atas, kiri ke kanan); Muhammad Ilham, Robertino Pugliara, Greg Nwokolo, Aliyudin, Bambang Pamungkas (bawah, kiri ke kanan).
Skuad Persija pada musim 2008-2009: Pierre Njanka, Leo Saputra, Ponaryo Astaman, Hendro Kartiko, Leo Tupamahu, Ismed Sofyan (atas, kiri ke kanan); Muhammad Ilham, Robertino Pugliara, Greg Nwokolo, Aliyudin, Bambang Pamungkas (bawah, kiri ke kanan). (Husni Yamin/Skor.id)

Pemain asal Kamerun itu memiliki pencapaian yang cukup apik ketika berkostum Bandung Raya.

Setidaknya, selama tiga musim bermain bersama Bandung Raya, ia sukses membawa timnya meraih peringkat ketiga Liga Indonesia 1994-1995.

Pada musim keduanya, gelar juara Liga Indonesia 1995-1996 berhasil dipersembahkan Atangana.

Saat itu, Mastrans Bandung Raya berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 pada partai final lewat dua gol yang dicetak oleh Peri Sandria dan Rafni Kotari.

Untuk bek asing yang ketiga, Skor.id memilih pemain kelahiran Montenegro, yakni Vladimir Vujovic.

Pemain yang memiliki postur menjulang tinggi ini menjadi sosok bek yang cukup tangguh saat mengawal sektor pertahanan.

Selebrasi bek Persib Bandung, Vladimir Vujovic (kedua dari kanan) saat mencetak gol ke gawang Barito Putera.
Selebrasi bek Persib Bandung, Vladimir Vujovic (kedua dari kanan) saat mencetak gol ke gawang Barito Putera. Dok Persib

Saat memperkuat Persib Bandung, Vlado, sapaan akrabnya, sukses mempersembahkan gelar Indonesia Super League (ISL) 2015.

Selain itu, ia juga berhasil membawa Persib meraih runner-up Inter Island Cup 2014-2015, Piala Presiden 2015, dan Bali Island Cup 2016.

Tengah: Ebanda Timothe, Carlos de Mello, Ronald Fagundez, dan Paulo Sergio

Ebanda Timothe menjadi salah satu pemain asing yang sangat penting di balik kegemilangan PSIS Semarang di Liga Indonesia 1999.

Sebab, dia sukses mengantarkan skuad berjulukan Mahesa Jenar yang saat itu diasuh Edi Paryono meraih gelar juara.

Dua musim berikutnya, ia sukses mengantarkan Persija Jakarta menjuarai Liga Indonesia edisi 2001.

Sosok pemain asing yang mampu memainkan peran sebagai playmaker di dalam daftar ini ialah Carlos de Mello.

Antonio Carlos de Mello, saat ini menjadi pelatih tim Brasil, merupakan bintang dua klub Liga Indonesia, yakni Persebaya dan PSM Makassar.
Antonio Carlos de Mello, saat ini menjadi pelatih tim Brasil, merupakan bintang dua klub Liga Indonesia, yakni Persebaya dan PSM Makassar. (Carlos de Mello/Facebook)

Gelandang asal Brasil ini menjadi pemain yang cukup bersinar pada periode 1990-an hingga awal 2000-an.

Carlos de Mello juga berhasil menorehkan sejumlah pencapaian selama berkarier di Indonesia.

Saat bermain bersama Persebaya Surabaya, ia sukses menjuarai Liga Indonesia 1996-1997.

Lalu saat berkostum PSM Makassar, gelar Liga Indonesia 1999-2000 juga berhasil direngkuh Carlos de Mello.

Kemudian, nama pemain selanjutnya yang bakal mengisi sektor lini tengah ialah Ronald Fagundez.

Lelaki asal Uruguay ini dikenal sebagai sosok pemain yang memiliki skill mumpuni dan akurasi umpan yang mematikan.

Saat bermain di PSM Makassar pada tahun 2003-2004, Fagundez sukses mengantarkan tim Juku Eja meraih posisi runner-up Liga Indonesia.

Ronald Fagundez saat bela Persik Kediri lawan Urawa Red Diamonds di Liga Champions Asia 2007.
Ronald Fagundez saat bela Persik Kediri lawan Urawa Red Diamonds di Liga Champions Asia 2007. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Sementara itu, Persik Kediri juga sukses dibawa oleh Fagundez menjuara Liga Indonesia pada 2006.

Pemain asing selanjutnya yang layak mengisi sektor gelandang ialah pemain asal Portugal, Paulo Sergio.

Sebab pemain yang masih aktif berkarier ini sukses dua kali merasakan gelar juara selama merumput di Indonesia.

Pada Liga 1 2017, Bhayangkara FC sukses diantarkan ke podium juara. Sedangkan pada Liga 1 2019, giliran Bali United yang dibantu Paulo meraih trofi juara.

Striker: Jacksen F Tiago, Sylvano Comvalius, Dejan Gluscevic

Di sektor lini serang, pemain asing pertama yang menjadi pilihan Skor.id ialah Jacksen F Thiago.

Jauh sebelum dia meniti karier sebagai pelatih di Liga Indonesia, Jacksen dikenal sebagai penyerang yang tajam saat masih aktif bermain.

Lelaki asal Brasil itu sempat menjadi mesin gol Persebaya Surabaya. Ia juga berperan penting mengantarkan skuad Bajul Ijo menjuarai Liga Indonesia 1996/1997.

Jacksen F Tiago, pelatih Persipura.
Jacksen F Tiago, pelatih Persipura. Ady Sesotya/Skor.id

Striker kedua yang layak mengisi daftar ini jatuh kepada Sylvano Comvalius. Ia memang tak memiliki rekam jejak yang lama di kompetisi sepak bola Indonesia.

Namun, pemain kelahiran Amsterdam, Belanda ini menjadi sosok mesin gol yang fenomenal bersama Bali United.

Saat memperkuat Serdadu Tridatu di Liga 1 2017, Sylvano Comvalius sukses melesakkan 37 gol sepanjang kompetisi.

Pencapaian itu membuatnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah kompetisi sepak bola Indonesia.

Sebab, Comvalius sukses mengungguli jumlah gol yang diciptakan oleh penyerang legendaris, Peri Sandria, yang memiliki catatan 34 gol.

Penyerang asing terakhir yang dipilih Skor.id dalam edisi kali ini ialah Dejan Gluscevic, striker asal Yugoslavia.

Dejan Gluscevic, striker impor Mastran Bandung Raya yang jadi tandem Peri Sandria di Liga Indonesia edisi 1994-1995 dan 1995-1996.
Dejan Gluscevic, striker impor Mastran Bandung Raya yang jadi tandem Peri Sandria di Liga Indonesia edisi 1994-1995 dan 1995-1996. Facebook.com/dejan.gluscevic.5

Sama seperti Comvalius, durasi karier Gluscevic di Indonesia juga terbilang singkat. Namun, kiprahnya cukup impresif untuk dikenang.

Salah satu gelar juara yang pernah diraih Gluscevic ialah trofi Liga Indonesia musim 1995/1996 bersama Bandung Raya.

Saat itu pada akhir musim, dia juga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan catatan 30 gol dari 33 pertandingan. 

Best XI pemain asing Liga Indonesia sepanjang masa versi Skor.id
Best XI pemain asing Liga Indonesia sepanjang masa versi Skor.id (Grafis Yusuf/Skor.id)

Berita Liga Indonesia Lainnya:

Kilas Balik Persebaya Surabaya 1996-1997: The Dream Team Jadi Kampiun Liga Indonesia III

Kilas Balik Persib Bandung 1994-1995: Wakil Pertama Liga Indonesia di Asia

Kilas Balik Liga Indonesia 1994-1995: Musim Pertama Jadi Milik Persib Bandung 

Tag

Video

Berita Terkait

Liga 1

Rabu, 1 September 2021

Tradisi Pencetak Gol Pertama di Liga 1, Persib Bandung Ketergantungan Pemain Asing

Persib Bandung memiliki catatan menarik pada deretan gol pertama dalam kompetisi sejak Liga 1 2017.

Liga 1

Kamis, 2 September 2021

Statistik Tiga Pemain Asing Persiraja pada Laga Perdananya di Liga 1 2021-2022

Berikut ini Skor.id menguraikan soal statistik penampilan tiga pemain asing Persiraja pada laga perdananya di Liga 1 2021-2022.

Liga 1

Minggu, 5 September 2021

6 Pemain Asing dengan Nilai Pasar Termurah di Liga 1 2021-2022

Status sebagai pemain asing di Liga 1 2021-2022 tak menjamin mereka memiliki nilai pasar yang lebih tinggi dibandingkan pemain lokal.

Liga 1

Rabu, 8 September 2021

5 Pemain Asing yang Tampil Gemilang di Pekan Pertama Liga 1 2021-2022

Berikut ini Skor.id menyajikan lima pemain asing yang tampil gemilang di pekan pertama Liga 1 2021-2022.

Terbaru

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Barito Putera vs Persela: Prediksi dan Link Live Streaming

Berikut Skor.id menyajikan prediksi dan link live streaming pertandingan Liga 1 2021-2022 antara Barito Putera melawan Persela Lamongan.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Intimidasi Wasit dan Langgar Regulasi, Persija Dijatuhi Sanksi Berat oleh Komdis PSSI

Persija Jakarta menjadi salah satu kontestan Liga 1 2021-2022 yang mendapatkan hukuman dan sanksi paling berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Dicopot dari Jabatan Direktur Utama PSS, Marco Gracia Paulo Diminta Bersikap Bijaksana dan Dewasa

Marco Gracia Paulo telah resmi dicopot dari jabatan Direktur Utama PT PSS melalui keputusan sirkuler pemegang saham.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Kebersamaan Tiga Tahun Hendri Susilo dan Persiraja Berakhir di Liga 1 2021-2022

Persiraja Banda Aceh memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepalanya, Hendri Susilo.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Best XI Pekan Kesembilan Liga 1 2021-2022: Pemain Lokal Lebih Banyak

Berikut ini best XI pekan kesembilan Liga 1 2021-2022 versi Skor.id.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Update Rumor Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster Masuk Bursa Pelatih Cardiff City

Seorang jurnalis, Will Unwin mengabarkan bahwa pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menjadi kandidat pelatih anyar Cardiff City.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Liga 1 2021-2022: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

Simak jadwal, hasil, klasemen, dan profil klub Liga 1 2021-2022 di dalam artikel ini!

Liga 1

Rabu, 27 Oktober 2021

Skor Indeks Liga 1 2021-2022: MoTM dan Rating Pemain untuk 4 Laga 27 Oktober

Berikut skor indeks Man of The Match (MoTM) dan rating pemain empat laga Liga 1 2021-2022 hari ini.

Liga 1

Rabu, 27 Oktober 2021

Hasil PSS Sleman vs Bali United: Tren Negatif Bali United Terhenti Usai Tumbangkan Elang Jawa

Rentetan hasil negatif Bali United akhirnya terhenti setelah mampu menumbangkan PSS Sleman pada pertandingan pekan kesembilan kompetisi Liga 1 2021-2022.

Liga 1

Rabu, 27 Oktober 2021

Hasil Arema FC vs Persita: Lengah Menit Akhir, Singo Edan Gagal Menang

Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X