Best XI Lokal Liga Indonesia Edisi Pertama Musim 1994-1995 versi Skor.id

15 September 2021, 21:00 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar.
Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar. /Iis Harianto Sabir/Grafis/Skor.id

SKOR.id - Liga Indonesia yang mengabungkan kompetisi amatir Perserikatan dan semipro Galatama dimulai pada 1994-1995.

Dari musim pertama, kran pemain asing Liga Indonesia dibuka lagi setelah terakhir pemakaian pesepak bola impor terjadi pada era Galatama musim 1982.

Di Liga Dunhill 1994-1995, Persib Bandung berstatus juara Perserikatan terakhir jadi juara edisi pertama kompetisi era baru.

Gol tunggal Sutiono Lamso membuat Persib mengalahkan eks-klub Galatama asal Gresik, Jawa Timur, Petrokimia Putra gigit jari.

Final Liga Dunhill 1994-1995 terjadi di Stadion Utama Senayan (kini Stadion Utama Gelora Bung Karno), Jakarta Pusat pada 30 Juli 1995.

Kali ini Skor.id akan memilih best XI pemain lokal di Liga Indonesia musim perdana dengan sejumlah fakta yang menyertainya:

Kiper: Anwar Sanusi

Persib Bandung gawangnya sulit dibobol lawannya selama kompetisi itu, baik saat fase awal maupun ketika babak 8 besar.

Gabung di Wilayah Barat, Persib finish fase awal Liga Indonesia edisi pertama sebagai runner-up di bawah Pelita Jaya.

Namun, gawang Persib hanya kebobolan delapan kali dalam 32 laga fase awal di Wilayah Barat. Saat 8 Besar sampai final, Anwar Sanusi juga hanya kebobolan sekali.

Pelatih PSKC Cimahi, Robby Darwis, menuturkan menggelar turnamen lebih realistis setelah status darurat Covid-19 dicabut.
Pelatih PSKC Cimahi, Robby Darwis, menuturkan menggelar turnamen lebih realistis setelah status darurat Covid-19 dicabut. Dani Wihara/Skor.id

Belakang: Robby Darwis, Suwandi Hadi Siswoyo, Yudi Kuncahyo

Robby Darwis adalah pemimpin sekaligus tembok tangguh skuad Maung Bandung terbukti mereka minim kebobolan.

Sedangkan Suwandi adalah bek tangguh yang membuat tenang semua pemain Petrokimia. Terbukti, lelaki dengan sapaan Ambon dipilih ke timnas Indonesia pada 1995.

Yudi Kuncahyo adalah bek tangguh PKT Bontang yang membuat timnya menjadi runner-up di Wilayah Timur lalu lolos ke 8 besar bahkan sampai semifinal.

Bek Sayap: Sasi Kirino (kanan), Nandang Kurnaedi (kiri)

Sasi Kirono adalah bek sayap yang memanjakan umpan-umpan ke duet striker Petrokimia Putra saat itu, Jacksen F Tiago dan Widodo C Putro.

Lalu untuk Nandang Kurnaedi, selain sebagai bek sayap kanan yang rajin membantu serangan, dia salah satu pilar penting dari keseimbangan permainan Persib.

Legenda Persib era 1990, Yusuf Bachtiar, menjadi asisten pelatih Persib U-20 pada 2020.
Legenda Persib era 1990, Yusuf Bachtiar, menjadi asisten pelatih Persib U-20 pada 2020. Dani Wihara/Skor.id

Gelandang: Yusuf Bahtiar, Frans Sinatra Huwae, Ali Sunan

Playmaker elegen milik Persib dengan segudang pengalaman sangat pas jika memilih Yusuf Bahtiar sebagai pengatur serangan.

Kemudian ada Ali Sunan yang jadi gelandang pemutus serangan lawan. Ali Sunan pada 1994-1995 jadi bagian penting Assyabaab Salim Grup Surabaya yang lolos sampai babak 8 besar.

Sama seperti Ali Sunan, Frans Sinatra Huwae adalah gelandang serang andalan Barito Putera yang membawa timnya pada musim itu sampai semifinal. Frans juga kapten Laskar Antasari kala itu.

Legenda timnas Indonesia, Peri Sandria (kiri) saat memberikan arahan para pemain PS Marinir di Jakarta, awal Januari 2020.
Legenda timnas Indonesia, Peri Sandria (kiri) saat memberikan arahan para pemain PS Marinir di Jakarta, awal Januari 2020. (Dok. Peri Sandria)

Striker: Peri Sandria, Buyung Ismu

Peri Sandria adalah andalan Bandung Raya di Liga Dunhill 1994-1995 dan catatan golnya sampai 34. Total gol itu belum bisa disamai satupun pemain lokal di Liga Indonesia.

Sejarah tak pernah mencatat yang kedua, tetapi Buyung Ismu tetap pesaing luar biasa Peri Sandria.

Bersama Pelita Jaya yang dbuatnya memuncaki Wilayah Barat, Buyung Ismu membuat 30 gol semusim.

Berita Liga Indonesia Lainnya:

Kilas Balik Persebaya Surabaya 1996-1997: The Dream Team Jadi Kampiun Liga Indonesia III

Kilas Balik Persib Bandung 1994-1995: Wakil Pertama Liga Indonesia di Asia

Kilas Balik Liga Indonesia 1994-1995: Musim Pertama Jadi Milik Persib Bandung 

Tag

Video

Berita Terkait

Liga 1

Senin, 18 Januari 2021

8 Pemain Asing Liga Indonesia asal Australia Seri 2

Aryn Williams menjadi salah satu pemain Australia yang bermain di Liga Indonesia

Liga 1

Senin, 18 Januari 2021

8 Pemain Asing Liga Indonesia asal Australia Seri 1

Liga Indonesia merupakan kompetisi yang kerap menjadi persinggahan para pemain dari berbagai negara di dunia, termasuk Australia.

Liga 1

Selasa, 19 Januari 2021

8 Pemain Asing Liga Indonesia asal Australia Seri 3

Liga Indonesia merupakan kompetisi sepak bola yang kerap menjadi persinggahan pemain dari berbagai negara, termasuk Australia.

Nusantara

Kamis, 22 Juli 2021

8 Pemain Asing Liga Thailand dari Indonesia Hingga Musim 2021, 3 Nama Berstatus Naturalisasi

Selama satu dekade terakhir, minimal ada tujuh pemain asal Indonesia yang pernah menyandang status pemain asing di Liga Thailand.

Terbaru

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Barito Putera vs Persela: Prediksi dan Link Live Streaming

Berikut Skor.id menyajikan prediksi dan link live streaming pertandingan Liga 1 2021-2022 antara Barito Putera melawan Persela Lamongan.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Intimidasi Wasit dan Langgar Regulasi, Persija Dijatuhi Sanksi Berat oleh Komdis PSSI

Persija Jakarta menjadi salah satu kontestan Liga 1 2021-2022 yang mendapatkan hukuman dan sanksi paling berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Dicopot dari Jabatan Direktur Utama PSS, Marco Gracia Paulo Diminta Bersikap Bijaksana dan Dewasa

Marco Gracia Paulo telah resmi dicopot dari jabatan Direktur Utama PT PSS melalui keputusan sirkuler pemegang saham.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Kebersamaan Tiga Tahun Hendri Susilo dan Persiraja Berakhir di Liga 1 2021-2022

Persiraja Banda Aceh memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepalanya, Hendri Susilo.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Best XI Pekan Kesembilan Liga 1 2021-2022: Pemain Lokal Lebih Banyak

Berikut ini best XI pekan kesembilan Liga 1 2021-2022 versi Skor.id.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Update Rumor Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster Masuk Bursa Pelatih Cardiff City

Seorang jurnalis, Will Unwin mengabarkan bahwa pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menjadi kandidat pelatih anyar Cardiff City.

Liga 1

Kamis, 28 Oktober 2021

Liga 1 2021-2022: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

Simak jadwal, hasil, klasemen, dan profil klub Liga 1 2021-2022 di dalam artikel ini!

Liga 1

Rabu, 27 Oktober 2021

Skor Indeks Liga 1 2021-2022: MoTM dan Rating Pemain untuk 4 Laga 27 Oktober

Berikut skor indeks Man of The Match (MoTM) dan rating pemain empat laga Liga 1 2021-2022 hari ini.

Liga 1

Rabu, 27 Oktober 2021

Hasil PSS Sleman vs Bali United: Tren Negatif Bali United Terhenti Usai Tumbangkan Elang Jawa

Rentetan hasil negatif Bali United akhirnya terhenti setelah mampu menumbangkan PSS Sleman pada pertandingan pekan kesembilan kompetisi Liga 1 2021-2022.

Liga 1

Rabu, 27 Oktober 2021

Hasil Arema FC vs Persita: Lengah Menit Akhir, Singo Edan Gagal Menang

Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X