Arema FC Tak Akan Tanggung Biaya Pemain yang Cedera Akibat Ikut Tarkam

20 November 2020, 10:15 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Estu Santoso
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, saat ditemui wartawan selepas agenda Manager Meeting Liga 1 2020 di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Selasa (13/10/2020)/ /Skor.id/Adif Setiyoko

  • Manajemen Arema FC tak melarang pemain mereka untuk mengikuti laga antarkampung atau tarkam.
  • Namun demikian, manajemen tak bertanggung jawab jika ada pemain Arema FC cedera karena ikut tarkam.
  • Oleh karena itu, manajemen meminta pemain Arema FC untuk berhati-hati jika tetap ingin bermain tarkam.

SKOR.id - Manajemen Arema FC angkat bicara soal ramainya pemain-pemain Liga 1 2020 yang mengikuti pertandingan tarkam atau antarkampung selama kompetisi ditunda.

Sejumlah klub dengan tegas melarang pemain mereka untuk ikut bermain di laga tarkam. Penyebabnya, risiko besar menghantui pemain.

Sebab, laga tarkam atau yang juga biasa disebut tarikan kampung, biasanya digelar di lapangan yang kurang representatif.

Artinya, buruknya kualitas lapangan bisa membahayakan pemain. Jika pemain cedera, penanganannya pun juga belum tentu sesuai dengan prosedur semestinya.

Akan tetapi, di masa-masa terhentinya kompetisi seperti saat ini, pertandingan tarkam menjadi ajang bagi pemain untuk melepas kerinduan dan merasakan atmosfer kompetitif.

Selain itupula, tarkam juga membantu pemain untuk mencari pemasukan di tengah regulasi pemotongan gaji saat liga terhenti.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan bahwa pihaknya tak melarang pemain tim berjulukan Singo Edan itu untuk bermain tarkam.

Namun demikian, Ruddy tetap mewanti-wanti para pemain untuk menyadari risiko cedera yang bisa kapan saja menyerang pemain saat mengikuti laga tarkam.

Bahkan, kata Ruddy, manajemen Arema FC tak akan ikut bertanggung jawab apabila ada pemainnya yang cedera akibat bermain tarkam.

“Saya secara tertulis tidak melarang. Namun, saya sudah berpesan melalui Kuncoro (asisten pelatih Arema FC) supaya berhati-hati,” kata Ruddy Widodo.

Liga 1 2020 ditunda, skuad Arema FC tetap berlatih di Lapangan SMKN 12 Malan, Balearjosari, Kota Malang pada 29 September 2020.
Liga 1 2020 ditunda, skuad Arema FC tetap berlatih di Lapangan SMKN 12 Malan, Balearjosari, Kota Malang pada 29 September 2020. Noval Luthfianto/Skor.id

“Apabila ikut tarkam lalu injured (cedera), manajemen Arema FC tak akan ikut merawat,” ia melanjutkan.

Sebetulnya, Ruddy menyebut bahwa pihaknya juga menyadari kebutuhan pemainnya selama tidak ada kompetisi.

Selain ingin menyalurkan Hasrat bermain sepak bola, pemain juga membutuhkan pemasukan tambahan selama pandemi ini.

Sebab, pemotongan gaji sebesar 25% ini memang bersifat variatif antara pemain satu dengan pemain lainnya.

“Jumlah 25 persen itu kalau bayarannya Rp100 juta ke atas masih bisa dirasakan. Namun kalau bayarannya kecil ya nangis. Yang penting, hati-hati,” kata petinggi Arema FC ini.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Tarkam lainnya:

Ajakan Diskusi Marc Klok soal Fenomena Tarkam Memancing Pro Kontra

Rahmad Darmawan: Saya Tak Izinkan Pemain Madura United Main Tarkam

PSF Gelar Elite Pro Tarkam 2020, Pemain Liga 1 dan Liga 2 Boleh Ikut

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Jumat, 6 November 2020

Alasan Robert Rene Alberts Larang Keras Pemain Persib Ikut Tarkam

Alasan kuat diutarakan Robert Rene Alberts soal larangan pemain Persib ikut sepak bola tarkam.

Bola Nasional

Rabu, 11 November 2020

Tarkam: Antara Oase dan Bencana Sepak Bola Profesional Indonesia

Kegiatan tarkam, fun match, dan laga amal, makin sering dilangsungkan selama Liga 1 dan Liga 2 2020 dihentikan.

Liga 1

Senin, 16 November 2020

Fenomena Pemain Pro Main Tarkam, RD Sebut Hal Itu untuk Kebahagiaan

Rahmad Darmawan, anggota Exco APSSI, mengatakan pemain profesional ikut tarkam untuk mencari kebahagiaan.

Bola Nasional

Senin, 16 November 2020

Exco APSSI Berpesan Agar Pemain yang Terikat Kontrak Hindari Tarkam

Rahmad Darmawan, Exco APSSI, mengingatkan kepada pemain yang masih terikat kontrak agar menghindari tarkam.

Terbaru

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Manajemen Persib Sudah Siapkan Proposal Lelang Alih Kelola Stadion GBLA

Manajemen Persib belum mendapatkan kabar soal rencana proses lelang alih kelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Persija Jakarta Resmi Pinjamkan Ryuji Utomo ke Penang FC

Presiden Persija mengkonfirmasi kepindahan Ryuji Utomo ke klub Malaysia, Penang FC.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Terkait Piala Dunia U-20 2021, Persib Harap-harap Cemas

Persib Bandung khawatir jika Liga 1 2020 digelar bersamaan dengan Piala Dunia U-20 2021.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Format Liga 1 Tak Berubah, Persib Bersuara dan Menilai Tidak Diuntungkan

Keputusan PT LIB untuk melanjutkan Liga 1 2020 dengan format yang sama tak membuat Persib Bandung merasa diuntungkan.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Jalani Pemulihan Pascacedera, Kondisi Bek Bali United Kian Membaik

Kondisi bek kanan Bali United, Made Andhika Wijaya, kian membaik setelah sempat mengalami cedera beberapa waktu lalu.

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Diwarnai Banyak Pemain Muda, Rata-rata Usia Pemain Arema FC Hanya 25 Tahun

Skuad Arema FC musim ini menyajikan fakta menarik. Rata-rata usia pemain di tim berjulukan Singo Edan itu adalah 25 tahun

Liga 1

Selasa, 1 Desember 2020

Bek Bali United Ini Bangun Rumah Baru di Tengah Pemulihan Cedera

Kondisi bek Bali United, I Made Andhika Wijaya, mulai membaik setelah sempat mengalami cedera saat menjalani sesi latihan gim internal.

Liga 1

Senin, 30 November 2020

Kandang PSM, Stadion Mattoanging, Akan Sesuai Standar FIFA

Kabar baik menghampiri kubu PSM Makassar terkait dengan Stadion Mattoanging (sebagian menyebut Mattoangin atau Stadion Andi Mattalatta).

Liga 1

Senin, 30 November 2020

Gelandang Persib Nilai Toni Kroos Istimewa

Dedi Kusnandar menilai Toni Kroos adalah gelandang terbaik di Eropa saat ini.

Liga 1

Senin, 30 November 2020

Kiper Persib Bicara Pengaruh Zlatan Ibrahimovic di AC Milan

Kiper Persib, I Made Wirawan, menyukai empat klub di Eropa. Rinciannya, dua klub dari Italia dan dua klub lagi berasal dari Inggris.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X