5 Derbi di Liga Indonesia yang Kini Tak Ada Lagi

9 Juli 2022, 19:30 WIB
Editor: Bagaskara Setyana AP
Logo Persija Jakarta (kiri) dan Persitara Jakatta Utara (kanan).
Logo Persija Jakarta (kiri) dan Persitara Jakatta Utara (kanan). /Skor.id

  • Terdapat beberapa derbi tim sekota yang terjadi di Indonesia.
  • Tak jarang derbi-derbi itu sampai memakan korban karena rivalitas yang tinggi.
  • Namun demikian, terdapat beberapa derbi tim sekota yang kini sudah punah. 

SKOR.id - Derbi-derbi tim sekota kerap terjadi pada kompetisi sepak bola Indonesia, tetapi beberapa mulai berhilangan seiring dengan berkembangnya zaman. 

Derbi merupakan salah satu pertandingan yang dinanti-nanti dalam pertandingan apapun termasuk sepak bola.

Dikatakan sebagai derbi karena biasanya pertemuan antara kedua tim memiliki nilai sejarah yang kental.

Beberapa tahun yang lalu, kompetisi sepak bola Indonesia banyak diwarnai dengan derbi-derbi tim sekota Mulai dari Jakarta sampai ke Papua.

Derbi-derbi tu tak jarang menimbulkan ketegagan antar klub maupun antar suporter.

Namun demikian, terdapat beberapa derbi panas di Indonesia yang saat ini sudah punah.

Berikut Skor.id meyajikan 5 derbi panas sekota di kompetisi sepak bola Indonesia yang kini sudah tiada.

1. Derbi Malang

Laga Persema Malang (merah) kontra Arema Indonesia pada Liga 3 regional Jawa Timur musim 2019.
Laga Persema Malang (merah) kontra Arema Indonesia pada Liga 3 regional Jawa Timur musim 2019. Noval Luthfianto

Derbi Malang mempertemukan dua klub asal Kota Apel, yakni Arema Malang dan Persema Malang.

Derbi klasik ini muncul pada akhir tahun 90-an. 

Pertemuan antara kedua tim kerap ditunggu-tunggu oleh publik Malang ketika keduanya masih berada di kasta teratas Liga Indonesia.

Namun, derbi ini sempat hilang pada tahun 2003-2005 karena Persema terdegradasi. 

Pertemuan antara kedua tim kerap menghasilkan drama-drama di dalam dan di luar lapangan. 

Para pemain tak jarang terlibat kericuhan karena panasnya tensi pertandingan. 

Sayangnya, pada tahun 2014, Arema menjadi satu-satunya wakil Kota Malang di kompetisi kasta tertinggi Indonesia karena Persema dinyatakan sebagai klub amatir. 

Kini duel antara kedua tim sudah tak terdengar lagi di Indonesia. 

2. Derbi Jakarta

Derbi Jakarta mempertemukan antara dua klub Ibu Kota, yakni Persija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara. 

Derby ini sempat memanaskan persaingan kompetisi sepak bola Indonesia di era 2000-an. Tentunya ketika keduanya masih sama-sama berada di kompetisi kasta teratas.

Derby jakarta pertama kali digelar pada Rabu, 9 Desember 1987. Ketika itu Persija dan Persitara dipertemukan di Stadion Utama Senayan, Jakarta.

Kala itu, pertandingan berkesudahan dengan skor 1-1. 

Sejak saat itu, kedua tim sama-sama memperebutkan gengsi status ibu kota. Setiap laga berjalan begitu panas dan dibumbui dengan militansi antar suporter. 

Namun, seiring dengan berjalannya waktu rivalitas ini mulai pudar, sebab saat ini hanya Persija saja yang bertahan di kasta tertinggi, sedangkan Persitara lebih sering berkompetisi di kasta kedua dan ketiga.

Bahkan pertemuan antara kedua tim terjadi 12 tahun yang lalu ketika keduanya masih berkompetisi di Liga Super Indonesia. 

Kini, meskipun kedua tim tak pernah lagi saling bertemu, aroma rivalitas antar suporter kembali muncul sejak berdirinya Jakarta International Stadium yang digadang-gadang akan menjadi kandang Persija. 

Pasalnya, lokasi JIS terletak di wilayah Persitara, yakni Jakarta Utara. 

3. Derbi Tangerang 

Cover video fatwa haram hentikan rivalitas buta Persita vs Persikota.
Cover video fatwa haram hentikan rivalitas buta Persita vs Persikota. Skor.id

Derbi Tangerang mungkin menjadi salah satu derbi terpanas yang pernah ada di Indonesia.

Derbi ini mempertemukan dua klub kebanggaan warga Tangerang, yakni Persita dan Persikota.

Pada awalnya, Persita menjadi satu-satunya klub yang ada di Tangerang, tetapi pada tahun 1995, munculah Persikota karena adanya pemekaran Kota Tangerang.

Kondisi itu membuat para suporter dari Tangerang terbelah menjadi dua. 

Setiap kedua tim saling bertemu,panasnya pertandingan tak terelakan. Terutama dari sisi suporter. 

Suporter Persita yang bernama Benteng Viola kerap terlibat bentrokan dengan suporter Persikota, Benteng Mania. 

Bahkan, tanpa adanya pertandingan kedua suporter kerap bersitegang satu sama lain. 

Tak jarang bentrokan itu menimbulkan korban luka-luka bahkan sampai meninggal. 

Sampai-sampai Majelis Ulama Indonesa (MUI) menerbitkan fatwa haram terhadap digelarnya laga Persita kontra Persikota.

Berkat adanya fatwa haram itu kericuhan antar kedua suporter pun perlahan mereda.

Hingga pada akhirnya rivalitas mulai tidak terlihat lantaran kedua tim sudah jarang bertemu.

Persita saat ini berada di Liga 1, sedangkan Persikota berada di kompetisi Liga 3. 

4. Derbi Bandung

Derbi Bandung mungkin menjadi salah satu derbi yang sudah jarang sekali terdengar di telinga para pecinta sepak bola Tanah Air.

Sebab, Derbi ini sudah lama sekali tidak terjadi. 

Derbi Bandung mempertemukan antara Persib dan Persikab. 

Keduanya pernah saling berhadapan pada tahun 1996 dan tahun 2001. 

Salah satu laga yang mungkin paling diingat adalah ketika Persikab mampu mengalahkan Persib pada 11 November 1999. 

Ketika itu, Persib kalah dari Persikab dengan skor tipis 0-1. 

Namun demikian, Derbi Bandung ini tidak terlalu bertahan lama karena dapat dibilang hanya Persib Bandung yang bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Sebenarnya Derbi Bandung sempat mencuat lagi ketika muncul klub Pelta Bandung Raya yang dulunya bernama Pelita Jaya.

Namun, lagi-lagi derbi ini tidak berjalan lama karena Pelita Bandung Raya berganti-ganti nama sekaligus berganti homebase

5. Derbi Surabaya

Berbeda dengan derbi-derbi sebelumnya yang mempertemukan dua tim. Derbi Surabaya justru terjadi karena adanya pertemuan dari tiga tim.

Tiga tim itu adalah Persebaya Surabaya, Mitra Surabaya, dan Assyabaab Salim Group Surabaya (ASGS). 

Pada era Galatama, Mitra Surabaya sudah kerap bertemu dengan ASGS di era Galatama. Sedangkan Persebaya berada di kompetisi perserikatan.

Hingga pada akhirnya pada tahun 1994, Galatama dan Perserikata dilebur menjadi satu dan menghasilkan Divisi Utama Liga Indonesia.

Ketiga tim pun akhirnya bertemu satu sama lain.

Menariknya, ketiga tim itu mmiliki warna kebanggaan yang sama, yaitu hijau, dan memiliki kandang yang sama, yaitu Gelora 10 November, Surabaya. 

Namun demikian, dapat dikatakan tidak ada rivalitas yang panas antar ketiga tim tersebut. 

Bahkan kabarnya suporter dari ketiga tim itu orang-orang yang sama, tetapi memang pertandingan akan lebih banyak disaksikan ketika Mitra bertemu dengan Persebaya.

Sayangnya, Derbi Surabaya hanya bertahan beberapa tahun saja. Sebab, satu per satu klub itu mulai berjatuhan. 

Mitra Surabaya mulai kesulitan finansial karena mengalami kergian, sedangkan ASGS harus terdegradasi.

Setelah terdegradasi, Salim Group selaku pemilik ASGS akhirnya turut membubarkan tim seiring dengan terjadinya krisis moneter yang melanda Tanah Air pada tahun 1997.

Kemudian pada  tahun 1999, Mitra Surabaya pamit dari kompetisi kasta tertinggi karena terdegradasi. Sejak terdegradasi itu, Mitra Surabaya diambil alih oleh pengusaha asal Kalimantan Tengah, HB Sulaiman.

Akhirnya Mitra Surabaya pun berganti nama menjadi Mitra Kalteng Putra.

Sementara klub Surabaya yang masih bertahan hingga saat ini hanyalah Persebaya Surabaya. 

Menuju Juara
Menuju Juara

Berita Skor 5 Lainnya:

Skor 5: Pelatih Futsal Karismatik dari Indonesia

Skor 5: GOAT Bulu Tangkis Indonesia dari Masing-masing Nomor

Skor 5: Kiper Timnas Indonesia yang Tampil di Piala Asia

 

  • Sumber: Berbagai Sumber
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 5 Juli 2022

    Skor 5: GOAT Bulu Tangkis Indonesia dari Masing-masing Nomor

    Berikut pebulu tangkis terbaik sepanjang masa yang pernah dimiliki Indonesia dari masing-masing nomor pertandingan.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 5 Juli 2022

    Skor 5: Kiper Timnas Indonesia yang Tampil di Piala Asia

    Selama timnas Indonesia mengikuti Piala Asia, terdapat lima kiper yang berkesempatan tampil membela skuad Garuda.

    Nusantara

    Rabu, 6 Juli 2022

    Skor 5: Pelatih Futsal Karismatik dari Indonesia

    Berikut ini Skor.id menyajikan Skor 5 dengan topik pelatih-pelatih futsal dari Indonesia yang karismatik.

    Nusantara

    Jumat, 8 Juli 2022

    Skor 5: Lima Klub Swasta Era Galatama yang Pindah dari Jakarta Lalu Mati

    Pada era Galatama, terdapat beberapa klub yang didirikan di kota Jakarta, tetapi setelahnya mereka pindah markas hingga akhirnya bubar.

    Terbaru

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Prediksi dan Link Live Streaming PSIS Semarang vs Persib Bandung di Liga 1 2022-2023

    Pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 akan ditutup dengan duel PSIS Semarang vs Persib Bandung.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Jelang Penutupan Bursa Transfer Liga 1 2022-2023, Persija Akan Datangkan Pemain Baru

    Persija Jakarta masih akan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2022-2023, pengumumannya menyusul.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Liga 1 2022-2023: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

    Berikut ini jadwal, hasil, dan klasemen Liga 1 2022-2023 yang terus diperbaharui seiring berjalannya kompetisi, plus profil dari tim-tim pesertanya.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Resmi Jadi Tersangka, Tujuh Pelaku Penyerangan Bus Persis Solo Terancam Pidana 5,5 Tahun

    Tujuh pelaku penyerangan terhadap bus tim Persis Solo telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Bursa Transfer Liga 1: Persikabo 1973 Resmi Jadi Klub Kesembilan Alfin Tuasalamony

    Persikabo 1973 resmi merekrut Alfin Tuasalamony untuk lanjutan Liga 1 2022-2023 dan jadi tim kesembilan yang dibela di sepak bola Indonesia.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Hasil Borneo FC vs Persik: Kalahkan Macan Putih, Pesut Etam Geser Bali United

    Berikut ini hasil dan jalannya laga Borneo FC vs Persik Kediri di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 pada Senin (30/1/2023) malam.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Sempat Dihubungi, Indra Sjafri Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Berkembang di Dewa United FC

    Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengomentari keputusan Egy Maulana Vikri yang melanjutkan kariernya di Indonesia.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Madura United Tiga Kali Kalah Beruntun, Fabio Lefundes Ajukan Pengunduran Diri

    Pelatih Fabio Lefundes mengajukan permohonan pengunduran diri dari posisi pelatih kepala Madura United.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Hasil PSM vs Rasns Nusantara FC: Laga Sempat Dijeda 30 Menit, Juku Eja Menang Comeback

    Berikut ini hasil dan jalannya pertandingan PSM Makassar vs Rans Nusantara FC di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023, Senin (30/1/2023) sore.

    Liga 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Prediksi dan Link Live Streaming Borneo FC vs Persik Kediri di Liga 1 2022-2023

    Berikut prediksi dan link live streaming Borneo FC versus Persik Kediri di laga pekan ke-21 Liga 1 2022-2023.
    X